Tips Meredam Amarah

Untuk sebagian orang yang memiliki intensitas emosi tinggi mungkin meredam amarah sangatlah sulit. Berikut beberapa tips meredam amarah :



1.    Diam
Saat seorang tengah marah, beberapa sel saraf dapat bunuh diri. Bila kita  saksikan berita, terpampang terang banyak orang yang bertindak konyol saat tengah marah. Saat kita tengah marah kita dapat membuat situasi yang memanas dengan nada-nada yang tinggi. Mungkin kita pernah dengar kalimat yang berbunyi ”Saat marah, kita hitung angka dari 10 saat sebelum bicara. Tetapi kalau terlanjur sangat marah, maka hitungan ditambah menjadi seratus.” Hal semacam ini berguna untuk melatih diri kita untuk berdiam. Ya, dengan diam, maka aliran darah dan detak jantung kita melambat.

2.    Merubah Posisi Badan
Umat Islam berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW. dianjurkan ketika sedang marah itu merubah posisi. Jika sedang berdiri maka duduklah. Jika sedang duduk maka berbaringlah. Ini sesuai dengan kondisi tubuh dan psikologis kita bahwa setiap kita sedang marah, maka yang selalu dirasakan adalah  merasa lebih tinggi dan menginginkan keadaan yang lebih tinggi.
3.    Berwudhu Atau Mandi
Ketika sedang marah, temperatur tubuh kita naik akibat jantung memompa darah lebih cepat. Sehingga darah yang mengalir lebih deras dan berhubungan dengan suhu tubuh yang meninggi. Untuk itu, membasuh tubuh dengan air dengan cara berwudhu atau mandi sangatlah dianjurkan.

4.    Acuh
Di dunia ini, kita senantiasa mendapatkan beberapa orang yang suka pada kita maupun demikian sebaliknya. Tetapi apa yang terjadi kalau orang lain mau membuat kita emosi? hal yang pertama kita lakukan adalah dengan introspeksi, perbaiki jalinan tetapi apabila usaha itu tidak berperan kita bisa mulai dengan berlaku tak acuh (tidak memedulikan) pada beberapa orang yang ingin buat kita marah.

5.    Belajar Toleransi
Kita tidak akan pernah tahu apa yang sudah berjalan pada orang lain, walaupun orang lain seringkali berikan kesan jelek. tetapi tidak semudah itu, kita menilainya orang lain. Sama seperti orang lain atau barangkali diri kita sendiri yang seringkali terpancing emosi dikarenakan ukuran permasalahan dari hal remeh hingga besar. mulai sekarang ini, kita mesti belajar bertoleransi hadapi beberapa orang yang menjengkelkan lebih-lebih yang memancing amarah kita.

6.    Menghilangkan Rasa Dendam
Karakter dendam serta dengki dapat buat kita selalu memegang kebencian serta amarah. Hal semacam ini semakin lebih sakit dikarenakan hati kita yang terkecam dengan amarah yang tidak henti. Saat kita mesti berkomunikasi dengan beberapa orang yang memanglah labil serta tidak bisa mengontrol emosinya, kita lebih baik memaafkan serta merelakannya. mengenai hal yang buat kita selalu berkomunikasi dengan seorang yang emosionalnya tingkat tinggi, kita mesti mulai profesional.

7.    Introspeksi
Intropeksi yaitu suatu hal yang seringkali orang kerjakan dikarenakan paling mudah, tetapi tinjaulah dari beragam pojok persoalan. janganlah hanya dapat menyalahkan orang lain. Membuka diri dan pikiran adalah salah satunya langkah kita melatih tingkat kedewasaan. lewat cara mengintropeksi sendiri akan memudahkan dari pada mengkoreksi kekeliruan orang lain yang cuma dapat buat kita lebih emosi. sempatkan 10 – 30 menit untuk bercermin serta awalilah intropeksi. jika kita salah, segerakan meminta maaf. jika memanglah kita benar, cobalah mulai rundingkan serta ambillah jalan keluarnya.

8.    Meditasi
Sebagian besar orang sepakat bahwa meditasi dapat membuat kita semakin dapat mengontrol diri. dengan bermeditasi, kita bisa mengatur keinginan negatif dari dalam diri kita. kita bisa lakukan meditasi mulai saat ini pas pagi atau saat sebelum tidur. Meditasi bisa kita coba serta kerjakan dengan cara teratur.

9.    Curhat
Membagi permasalahan dengan orang yang dekat dengan kita, misalnya ibu, suami, istri atau teman, ini dapat mengurangi beban dan permasalahan. Namun adakalanya kita berhati-hati jika memilih teman curhat. Sebab banyak kasus ditemukan ketika salah memilih teman curhat alhasil malah memperkeruh masalah.
Kenapa itu bisa terjadi? Banyak faktor. Diantaranya kemampuan orang dalam menangkap dan menanggapi masalah kita yang kurang tepat, sehinggasolusi yang dilontarkanpun tidak akurat.

10. Pikirkan Jalan Keluar Singkat
tiap-tiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya, bila kita sudah masuk dalam lingkaran permasalahan yang membuat kita merasa jengkel dan marah, maka yang sebaiknya dilakukan adalah mencari jalan singkat yang sekiranya bukan keluar dari pikiran buruk kita. Cari jalan terbaik yang tidak ada hubungannya dengan kemarahan.
Namun yang mesti kita ingat bahwa pada kondisi kita sedang marah, maka pikiran yang paling berperan adalah keegoisan dan nafsu belaka. Sehingga kita mesti hati-hati saat membuat keputusan. (Mahir)

Baca juga:

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Tips Meredam Amarah"

Post a Comment